As Salam

Pojok Renungan, Pembelajaran, Kajian tentang Islam

Wasilah: saat hidup atau setelah mati?

Belakangan ini gue sering ngerasa gak sreg dengan praktek-praktek keagamaan, islam khususnya, yang banyak dipraktekkan di saat-saat tertentu. yatu dengan meminta wasilah ke makam-makam orang yang dianggap wali, atau ulama besar, petilasan atau tempat-tempat angker yang dipikir dapat (membantu) terkabulnya doa.yang bikin gue nggak sreg adalah kenapa ke makam? bukankah mereka sudah mati? dan bukankah bila sudah mati maka terputuslah semua kecuali amal semasa hidup, ilmu yang diamalkan dan anak yang shaleh dan mendoakan ortunya? sehingga nggak ada lagi tugas mereka menyampaikan keinginan-keinginan orang-orang yang masih hidup, setinggi apapun mereka memujanya.Rasulullah dalam satu riwayat juga pernah membenarkan adanya perantara doa (wasilah), dan sering pula kita membaca riwayat nabi mendoakan sahabat-sahabat yang minta di doakan. tapi saat itu rasulullah masih hidup dan bukankah Rasul juga melarang meminta kepada selalin Allah? dan menyembah kepada selain Allah apapun bentuknya adalah syirik.
gue gak berniat menghakimi, dan mohon maaf kalo apa yg gue sampaikan ini salah karena manusia adalah tempatnya salah dan alpa.

November 4, 2006 - Posted by | kajian

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: