As Salam

Pojok Renungan, Pembelajaran, Kajian tentang Islam

Diantara “KEUTAMAAN HARI JUM’AT”

diambil dari milis assunah@yahoogroup..ditulis oleh Abu Rakan

– BERDO’A Pada Hari Jum’at

Dari Abu Sa’id dan Abu Hurairah ra, Bahwa Rasululloh Bersabda :
“Pada Hari Jumat terdapat saat (waktu) yang tidaklah seorang Muslim pun memohon kebaikan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, pada saat itu melainkan Allah pasti memperkenankan permohonannya. Saat itu adalah sesudah Sholat Ashar.”
(HR Ahmad, menurut Iraqi hadist ini Shohih.)

Dari Jabir ra, Rasululloh bersabda :
“Hari Jum’at terdiri dari 12 saat, diantaranya terdapat satu saat dimana tidak seorang Muslim memohon sesuatu kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, melainkan Allah memberikan sesuatu yang dimohonnya kepada nya. Berusahalah menggapai saat itu, saat akhir setelah sholat Ashar.”
(HR Nasai, Abu Daud dan Hakim. Dalam Al Mustadrak, Hakim menyatakan hadist ini Shohih berdasarkan sanad Muslim.)
(Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fath Al-Bari menyatakan sanadnya Hasan.)

Ahmad bin Hambal berkata; “Kebanyakan hadist menyatakan bahwa saat saat mustajab itu adalah setelah Ashar. Namun demikian, waktu tersebut bisa saja terjadi setelah tergelincirnya Matahari.”

– ANJURAN Memperbanyak SHALAWAT pada Malam dan Siang Hari Jum’at

Dari Aus bin Aus ra. Rasululloh bersabda, “Sebaik-baik hari adalah hari Jum’at. Pada saat itulah Adam di ciptakan dan dicabut rohnya, serta pada saat itu pula ditiup Sangkakala dan seluruh manusia dimatikan. Oleh karena itu perbanyaklah Shalawat kepada ku.” Para Sahabat Bertanya; “Wahai Rasululloh, Bagaimana Shalawat Kami sampai kepadamu,sedangkan Jasadmu telah Hancur ?, Beliau Menjawab ; “Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala, melarang Bumi memakan Jasad para Nabi. ”
(HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, Ibnu Majah dan Nasa’i.)

Ibnu Qayyim berkata : Memperbanyak Shalawat Kepada Rasululloh pada hari dan Malam Jum’at adalah Sunnah, sebagai mana Sabda Rasululloh :
“Perbanyaklah Shalawat kepadaku pada Hari dan Malam Jum’at”
(dari As-Sunan Al Kubra oleh Baihaki, jilid III. Hal: 249)

– ANJURAN Membaca Surat AL Kahfi pada Siang dan Malam Jum’at.

Pada Malam dan Siang hari Jum’at di anjurkan pula Membaca Surah Al Kahfi, hal ini berdasarkan hadist dari Abu Sa’id Al-Khudri, bahwasannya Rasululloh bersabda :
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, maka dia disinari cahaya diantara dua Jum’at (dua pekan).”
(HR Nasai, Baihaki dan Hakim)

Dari Ibnu Umar, Bahwa Rosululloh bersabda :
“Barangsiapa membaca Surat Al-Kahfi pada Hari Jum’at, maka cahaya memancar dari telapak kakinya hingga ke langit dan menerangi dirinya pada hari Kiamat, serta diampuni segala Dosanya yang terdapat diantara Dua Jum’at.”
(HR Ibnu Mardawi, dengan sanad yang tidak cacat).

Makruh hukumnya membaca Surat Al-Kahfi di mesjid dengan suara Keras.
Karena akan mengganggu Ibadah Sholat atau kekhusyuan orang yang lain, sesuai dengan Fatwa Syekh Muhammad Abduh.

November 29, 2008 - Posted by | hadist, kajian |

1 Komentar »

  1. […] Desember 12, 2008 · Tidak ada Komentar Diantara “KEUTAMAAN HARI JUM’AT” […]

    Ping balik oleh Diantara “KEUTAMAAN HARI JUM’AT” « Hafidzchoyruddin’s Blog | Desember 12, 2008 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: