As Salam

Pojok Renungan, Pembelajaran, Kajian tentang Islam

Derajat Hadist Al Waqi’ah

Dari Ibnu Mas’ud radiallahu anhu berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda, “Barangsiapa membaca surat Al Waqiah setiap malam, maka tidak akan ditimpakan kefakiran kepadanya selama-lamanya. Ibnu Mas’ud radiallahu anhu pun menyuruh anak-anak perempuannya agar membaca surat ini setiap malam.” (HR. Baihaqi)

Hadits di tersebut dikeluarkan oleh al Harits bin Abu Usamah dalam kitab Musnad-nya, no. 178, dikeluarkan pula oleh Ibnu Sunniy dalam kitab Amalul Yaum wal Lailah, no. 674, dikeluarkan pula oleh Ibnu lal dalam Hadits-nya, I/116, dikeluarkan pula oleh Ibnu Bisyron dalam Al ‘Amali, I/38/20, dikeluarkan juga oleh Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, dan selainnya. Semuanya berasal dari jalan Abu Syuja’ dari Abu Thoyyibah dari Abdullah bin Mas’ud radliyallahu’anhu…

Keterangan

Hadits ini lemah karena dalam silsilah perowinya ada seorang yang lemah.

Al Imam adz Dzahabiy rahimahullah berkata,” Abu Syuja’ adalah seorang yang tidak jelas, tidak dikenal. Demikian juga ia meriwayatkan dari Abu Thayyibah, siapa Abu Thayyibah itu?” (maksudnya dia adalah perowi yang tidak dikenal juga)

Al Munawi rahimahullah dalam Fathul Qadir berkata,” Imam Az Zaila’I engatakan bahwa ada perowi yang riwayatnya banyak cacat dari berbagai sisi. Pertama riwayatnya terputus sebagaimana dijelaskan oleh Imam ad Daruquthni dan lainnya. Kedua isi haditsnya munkar sebagaimana dijelaskan Imam Ahmad. Ketiga para adalah orang – orang yang lemah sebagaimana dikatakan oleh Ibnu jazari. Keempat sungguh hadits ini berguncang dan telah sepakat atas kelemahan hadits ini di antaranya adalah Imam Ahmad, Imam Abu Hatim ar Razi’, putranya, Imam ad Daruquthni, Al Baihaqi dan selainnya…”

(diringkas dari buku Silsilah Adh Dha’ifah no. 289)

Kemudian hadits lainnya adalah…

” Barangsiapa yang membaca surat al waqi’ah setiap malam maka dia tidak akan jatuh miskin selamanya., dan barangsiapa setiap malam membaca Surat al Qiyamah maka dia akan berjumpa dengan Allah di hari kiamat sedangkan wajahnya bersinar layaknya rembulan di malam purnama.”

Keterangan

Hadits di atas adalah PALSU / MAUDHU’ yang dikeluarkan oleh Ad Dailami dari jalan Ahmad bin Umar al Yamami dengan sanadnya sampai Ibnu ‘Abbas radliyallahu’anhuma dan disebutkan oleh Al Imam As Suyuthi dalam Dzailul Ahadits al Maudhu’ah no. 177. Imam Ahmad berkata,” Ahmad al Yamami adalah rowi yang kadzdzab (yang suka berdusta).”

(dikutip dari buku Silsilah Adh Dha’ifah no. 290)

Diambil dari majalah AL FURQON edisi 07 th ke-8 1430H / 2009M hal. 04

Desember 6, 2009 - Posted by | hadist

3 Komentar »

  1. Sebagai orang yang ga paham tentang ilmu hadist, saya percaya saja atas keterangan tentang kelemahan hadist surat al waqi’ah itu. Dan lagi memang dengan percaya akan keutamaan surat seperti itu bisa berakibat malas berikhtiar mencari rizki yang halal dan sesuai syari’at. Tapi bolehkah saya bertawasul dengan amalan sar’i, misalnya Tahjjud atau embaca al qur’an surat apa saja sambil berharap Allah menurunkan rizki dengan cara mudah?

    Komentar oleh Ahmad Kosasih | Oktober 16, 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: