As Salam

Pojok Renungan, Pembelajaran, Kajian tentang Islam

KUNCI SUKSES MENGAIS REZEKI

Oleh Ustadz Abu Ahmad Zaenal Abidin bin Syamsuddin

dari http://www.almanhaj.or.id/content/2770/slash/0

Masalah rezeki merupakan salah satu perkara yang banyak menyita perhatian manusia, sehingga ada sebagian yang menjadi budak dunia. Bahkan lebih parah lagi, sejumlah besar umat Islam memandang bahwa berpegang dengan ajaran Islam akan menyempitkan peluang dalam mengais rezeki. Ada sejumlah orang yang masih mau menjaga sebagian kewajiban syariat Islam, tetapi mereka mengira bahwa jika ingin mendapat kemudahan di bidang materi dan kemapanan ekonomi, hendaknya menutup mata dari sebagian aturan Islam, terutama berkenaan dengan etika bisnis dan hukum halal haram. Padahal Sang Khalik mensyariatkan agamaNya bukan hanya sebagai petunjuk bagi umat manusia dalam perkara akhirat saja, tetapi sekaligus menjadi pedoman sukses di dunia juga, seperti doa yang sering dipanjatkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : Wahai Rabb kami, karuniakanlah kepada kami kebaikan di dunia dan di akhirat dan jagalah kami dari siksa api neraka. [Al Baqarah:201] Islam tidak membiarkan seorang muslim kebingungan dalam berusaha mencari nafkah. Islam telah memberikan solusi tuntas dan mengajarkan etika cara sukses mengais rezeki, membukakan pintu kemakmuran dan keberkahan. Kegiatan usaha dalam kaca mata Islam memiliki kode etik dan aturan, jauh dari sifat tamak dan serakah, sehingga mampu membentuk sebuah usaha yang menjadi pondasi masyarakat madani.

Baca lebih lanjut

Iklan

Oktober 17, 2010 Posted by | akhlaq, aqidah, kajian | 1 Komentar

Mana Bukti Cintamu pada Nabi?

26 Februari 2010 jam 17:13

Mana Bukti Cintamu pada Nabi?

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi akhir zaman, kepada keluarga, para sahabat, dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga akhir zaman.

Dengan berbagai macam cara seseorang akan mencurahkan usahanya untuk membuktikan cintanya pada kekasihnya. Begitu pula kecintaan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Setiap orang pun punya berbagai cara untuk membuktikannya. Namun tidak semua cara tersebut benar, ada di sana cara-cara yang keliru. Itulah yang nanti diangkat pada tulisan kali ini. Semoga Allah memudahkan dan memberikan kepahaman. Baca lebih lanjut

Maret 4, 2010 Posted by | akhlaq, aqidah, kajian | | Tinggalkan komentar

Kiat-kiat Mengisi Waktu Pagi | Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat | Rumaysho.Com

Kiat-kiat Mengisi Waktu Pagi | Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat | Rumaysho.Com.

Desember 6, 2009 Posted by | akhlaq, kajian | 2 Komentar

Kebiasaan Tidur Pagi Ternyata Berbahaya | Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat | Rumaysho.Com

Kebiasaan Tidur Pagi Ternyata Berbahaya | Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat | Rumaysho.Com.

Desember 6, 2009 Posted by | akhlaq, kajian | Tinggalkan komentar

Syarat Kalimat Laa Ilaha Illallah Yang Harus Dipenuhi | Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat | Rumaysho.Com

Syarat Kalimat Laa Ilaha Illallah Yang Harus Dipenuhi | Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat | Rumaysho.Com.

November 24, 2009 Posted by | aqidah, kajian, renungan | Tinggalkan komentar

Beberapa Perkara Pembatal Amalan

dikutip dari milis assunnah

Penulis: Syaikh Salim bin Ied Al-Hilali

Alhamdulillah shalawat dan salam semoga tercurah atas Nabi-Nya dan hamba-Nya yang tidak ada nabi setelahnya, juga kepada keluarga dan sahabatnya. amma ba’du

Sesungguhnya kebahagiaan abadi adalah di surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang tidak akan didapatkan oleh seorang hamba kecuali dengan menjauhi perangai yang dianggap baik oleh sebuah jiwa akan tetapi akan menggugurkan pahala dan amalannya.


Akan tetapi wahai hamba Allah, engkau berada di atas suatu ilmu yang terkumpul untuk-mu di lembaran ini yang dilengkapi dengan dalil-dalil dari Al Kitab dan As-Sunnah sahihah :
Baca lebih lanjut

Juli 8, 2009 Posted by | kajian | Tinggalkan komentar

tawakkal bukan hanya untuk meraih kepentingan dunia saja

Tawakkal bukan hanya untuk meraih manfaat duniawi atau menolak bahaya dalam urusan dunia. Namun hendaknya seseorang juga bertawakkal dalam urusan akhiratnya, untuk meraih apa yang Allah ridhoi dan cintai. Maka hendaknya seseorang juga bertawakkal agar bagaimana bisa teguh dalam keimanan, dalam dakwah, dan jihad fii sabilillah. Ibnul Qayyim dalam Al Fawa’id mengatakan bahwa tawakkal yang paling agung adalah tawakkal untuk mendapatkan hidayah, tetap teguh di atas tauhid dan tetap teguh dalam mencontoh/mengikuti Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam serta berjihad melawan ahli bathil (pejuang kebatilan). Dan beliau rahimahullah mengatakan bahwa inilah tawakkal para rasul dan pengikut rasul yang utama.
Baca lebih lanjut

April 4, 2009 Posted by | akhlaq, kajian, renungan | | Tinggalkan komentar

Nasehatku Bagi Ahlus Sunnah (I)

Nasehatku Bagi Ahlus Sunnah (I)
Penulis: Syaikh Muqbil Bin Hadi Al-Wadi’i
http://darussalaf. or.id/stories. php?id=23

diambil dari milis sebelah

Hendaklah mereka menjauhi sebab-sebab perpecahan dan perselisihan , dimana aqidah Ahlus Sunnah satu dan visi mereka satu, tidak ada pada mereka alas an untuk berpecah dan berselisih kecuali kejahilan, kelaliman, dan syetan. Dalam Shahih Muslim:
“Sesungguhnya syetan telah berputus asa untuk disembah oleh orang-orang yang ahli shalat di jazirah Arab, hanya saja dengan dia menaburkan benih perpecahan diantara mereka.” Baca lebih lanjut

Desember 27, 2008 Posted by | kajian, renungan | | 1 Komentar

Diantara “KEUTAMAAN HARI JUM’AT”

diambil dari milis assunah@yahoogroup..ditulis oleh Abu Rakan

– BERDO’A Pada Hari Jum’at

Dari Abu Sa’id dan Abu Hurairah ra, Bahwa Rasululloh Bersabda :
“Pada Hari Jumat terdapat saat (waktu) yang tidaklah seorang Muslim pun memohon kebaikan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, pada saat itu melainkan Allah pasti memperkenankan permohonannya. Saat itu adalah sesudah Sholat Ashar.”
(HR Ahmad, menurut Iraqi hadist ini Shohih.)

Dari Jabir ra, Rasululloh bersabda :
“Hari Jum’at terdiri dari 12 saat, diantaranya terdapat satu saat dimana tidak seorang Muslim memohon sesuatu kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, melainkan Allah memberikan sesuatu yang dimohonnya kepada nya. Berusahalah menggapai saat itu, saat akhir setelah sholat Ashar.”
(HR Nasai, Abu Daud dan Hakim. Dalam Al Mustadrak, Hakim menyatakan hadist ini Shohih berdasarkan sanad Muslim.)
(Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Fath Al-Bari menyatakan sanadnya Hasan.)
Baca lebih lanjut

November 29, 2008 Posted by | hadist, kajian | | 1 Komentar

Tips Meredam Marah

By errudi154 29/07/2007

dari http://www.perpustakaan-islam.com

Marah dan emosi adalah tabiat manusia. Kita tidak dilarang marah, namun diperintahkan untuk mengendalikannya agar tidak sampai menimbulkan efek negatif. Dalam riwayat Abu Said al-Khudri Rasulullah saw bersabda Sebaik-baik orang adalah yang tidak mudah marah dan cepat meridlai, sedangkan seburuk-buruk orang adalah yang cepat marah dan lambat meridlai (H.R. Ahmad).
Baca lebih lanjut

September 22, 2008 Posted by | kajian, renungan | | 1 Komentar